Inspirasi Rocky

Let me tell you something you already know. The world ain’t all sunshine and rainbows. It’s a very mean and nasty place and I don’t care how tough you are it will beat you to your knees and keep you there permanently if you let it. You, me, or nobody is gonna hit as hard as life. But it ain’t about how hard ya hit. It’s about how hard you can get it and keep moving forward. How much you can take and keep moving forward. That’s how winning is done! Now if you know what you’re worth then go out and get what you’re worth. But ya gotta be willing to take the hits, and not pointing fingers saying you ain’t where you wanna be because of him, or her, or anybody! Cowards do that and that ain’t you! You’re better than that! — Rocky Balboa

Artinya kira-kira begini:

Aku akan memberitahu sesuatu yang sudah kamu pahami. Dunia ini bukanlah tempat yang cerah dan seindah pelangi. Dunia adalah tempat yang sangat kejam dan kotor dan tidak peduli seberapa tangguh dirimu dia akan memukul hingga kamu terjatuh dan akan berusaha terus membuat kamu tersungkur, kalau kau hanya membiarkannya. Kamu, aku, atau siapapun juga tidak akan memukul sekeras kehidupan ini. Tapi hidup ini bukan mengenai seberapa keras kau mampu untuk memukul. Hidup ini mengenai seberapa kuat kau bisa menerima pukulan dan terus melangkah maju. Seberapa banyak pukulan yang bisa kau terima, dan masih kau terus melangkah maju. Begitulah kemenangan itu dicapai! Sekarang, kalau memang kamu merasa tahu apa yang pantas untuk dirimu, maka pergilah keluar sana dan carilah apa yang pantas untuk dirimu. Tapi kamu harus siap untuk menerima pukulan demi pukulan, dan tidak menunjuk jari lalu mengeluh tentang kamu tidak ingin berada di suatu tempat karena dia, atau orang lain, atau siapapun juga! Pengecut orang-orang yang melakukan seperti itu dan itu bukan kau! Kau lebih baik baik dari itu! (kutipan dari Rocky Balboa)

Rocky Balboa adalah seorang karakter fiksi yang muncul dalam film Rocky I hingga Rocky IV. Dia adalah seorang pentinju yang awalnya tidak terkenal karena dia adalah petinju berkulit putih dan kidal. Namun kesempatan datang ketika seorang petinju juara dunia Apollo Creed, menempatkan dia sebagai penantang untuk sebuah pertandingan main-main. Dunia terkejut ketika seorang petinju tidak terkenal seperti Rocky mampu memberikan perlawanan hebat kepada sang juara dunia.

Kehidupan Rocky berubah setelah pertandingan itu dan dia menjadi dikenal di seluruh dunia. Hidupnya pun mengalami banyak naik dan turun layaknya roda kehidupan yang terus berputar, kadang di atas dan kadang di bawah.

Dialog di atas di ambil dari sequel ke empat. Rocky yang sudah tua mendapat tantangan dari juara dunia yang jauh lebih muda. Anaknya mencoba meyakinkannya untuk tidak menerima tantangan tersebut. Apalagi setelah mendapatkan pekerjaan yang agak lebih baik. Dan seperti di atas itulah jawaban Rocky.

Memang hidup ini tidak mudah, hidup ini keras, seperti pertandingan tinju, dan kadang kita harus menerima pukulan demi pukulan. Namun apabila kita menyerah maka kita akan terus tersungkur dan jatuh. Hidup itu adalah tentang terus berjalan maju bahkan ketika kita sudah menerima pukulan demi pukulan. Terus maju dan terus maju.

Banyak dari kita yang merasa tidak bahagia dengan tempat kita berada sekarang. Dan bukannya melangkah maju atau keluar untuk mencari kebahagiaan kita malah sibuk menyalahkan keadaan dan orang lain, dan tidak melakukan apa-apa. Yang seperti itu kata Rocky, adalah kelakuan seorang pengecut, dan kita semua bukanlah seperti itu, kita semua bisa jadi lebih baik dari itu.

[1] Kembali update sekian lama tidak menyentuh blog berdebu.

[2] Menganggur. Dalam tanda seru.

Bensin Naik

Jadi katanya tanggal 1 April 2012 nanti pemerintah akan menaikkan harga premium. Dari Rp 4.500,00 per liter menjadi Rp 6.000,00 per liter. Alasan kenaikan ini adalah supaya beban APBN tidak terlalu berat karena subsidi BBM. Dan saya setuju. APBN seharusnya tidak menjadi beban bagi negara. APBN itu seharusnya kelebihan. Kelebihannya bisa dipakai untuk melaksanakan pembangunan, atau disimpan sebagai cadangan di masa-masa sulit. Seperti ekonomi dalam sebuah keluarga. Kita mencari uang, lalu kita belanja, kita berhemat supaya ada sisa yang bisa ditabungkan. Saya setuju. Setuju sekali.

Pertanyaan saya adalah, apakah tugas negara untuk memikirkan dan mengupayakan kesejahteraan bagi para rakyatnya, atau sebaliknya? Rakyat yang memikirkan dan mengupayakan kesejahteraan bagi para pejabat negara yang konon seharusnya menjadi pelayan dan abdi masyarakat?

Apakah seorang pelayan atau abdi masyarakat itu harus mendahulukan masyarakat yang mereka layani, atau mereka harus mendahulukan diri mereka sendiri? Keluarga mereka sendiri? Dan teman-teman mereka sendiri? Atau masih ada peluang dimana semua pihak bisa mendapat prioritas yang seimbang?

Apakah pantas para abdi masyarakat ini bermewah-mewah dalam kekayaan dan fasilitas negara, tanpa memikirkan biaya perawatan kesehatan ketika mereka sakit, tanpa memikirkan biaya sekolah, tanpa memikirkan biaya perjalanan dan penginapan mewah di setiap perjalanan dinas mereka? Ataukah sudah tugas dan tanggungjawab mereka untuk mengupayakan kemudahan dan kesejahteraan yang sudah mereka rasakan itu untuk bisa dirasakan juga oleh masyarakat yang mereka layani?

Saya kira jawabannya adalah bahwa sebaiknya kita berhenti untuk saling menjauhkan diri satu sama lain dalam kesenjangan sosial yang lebih jauh lagi. Saya kira lebih mudah untuk yang berada di depan untuk berjalan lebih perlahan dan menengok ke belakang, daripada mereka yang sudah tertinggal untuk dicambuk dan harus ngos-ngosan mengejar.

Menghitung Hari

Menjelang akhir. Akhir dari “pekerjaan” yang dijalani 6 tahun terakhir ini. Tidak banyak yang bisa dikerjakan. Mungkin akan berlibur dulu. Menikmati kebebasan.

Mengecilkan perut. Bersepeda. Nge-blog? Atau kembali mencari pekerjaan online yang lama? Siapa tahu?

Mentalitas. Dimana posisi mentalitas kita? Ketika menghadapi kenyataan seperti ini? Saya tentu saja bukan satu-satunya yang menghadapi “pemutusan kerja”. Ya sudahlah.

Apapun yang terjadi … ku kan slalu ada untukmu …. janganlah kau bersedih … coz everything … gonna be … okay